Anatomi Tanaman Pisang: Dari Bonggol hingga Jantung, Ini Bagian dan Fungsinya
Anatomi tanaman pisang terdiri dari bonggol bawah tanah, batang semu dari pelepah daun, akar serabut, jantung berbunga majemuk, dan buah buni berderet sisir.
- Bonggol adalah batang sejati pisang yang berada di bawah tanah.
- Batang semu tersusun dari pelepah daun berdaging dengan saluran udara.
- Akar serabut menyebar hingga kedalaman efektif 75 sampai 150 sentimeter.
- Jantung pisang adalah bunga majemuk 10 sampai 25 sentimeter.
Bonggol Menjadi Batang Sejati yang
Tersembunyi di Tanah
Bonggol atau corm adalah batang sejati pisang yang tumbuh di bawah tanah
dan menjadi titik asal akar serabut, pelepah daun, serta tunas anakan.
Bonggol berbentuk umbi batang tepat
di bawah permukaan tanah. Batang sejati ini baru memanjang ke atas saat
meristem ujung memasuki fase generatif, lalu menembus pusat batang semu sebagai
tangkai bunga.
Batang Semu Terbentuk dari Pelepah Daun yang
Melingkar Spiral
Batang semu pisang terbentuk dari pelepah daun berdaging yang melingkar
rapat secara spiral, bersifat lunak dan sukulen, serta memiliki kandungan air
sangat tinggi.
Pelepah tua berada di luar dan
pelepah muda membungkus rapat di dalam. Pada tangkai daunnya terdapat saluran
udara yang tersusun teratur.
Sifat lunak ini membuat pisang mudah roboh oleh angin kencang.
Akar Serabut Menyebar Dangkal hingga 150
Sentimeter
Akar tanaman pisang berupa akar serabut monokotil yang tumbuh dari
bonggol dan menyebar lateral dekat permukaan tanah hingga kedalaman efektif 75
sampai 150 sentimeter.
Berdasarkan rujukan morfologi pisang,
antara lain Agrotek.id (2022), laju pertumbuhan akar dapat mencapai 5
sentimeter per hari pada kondisi optimal. Pisang tidak memiliki akar tunggang
berkayu.
Pertumbuhan Simpodial Membuat Rumpun Pisang
Terus Beregenerasi
Pola simpodial membuat bonggol pisang menghasilkan tunas samping,
sehingga rumpun terus beregenerasi walaupun batang semu yang sudah berbuah mati
secara fisiologis.
Setelah berbuah, batang semu mati dan
tunas anakan melanjutkan rumpun. Latar botani lengkapnya ada dalam panduan pohon pisang bukan pohon, tetapi herba raksasa.
![]() |
| Diagram anatomi tanaman pisang yang menunjukkan bonggol, batang semu, akar serabut, jantung, dan sisir buah dalam satu gambar. |
Jantung Pisang Adalah Bunga Majemuk
Berbractea Merah Keunguan
Jantung pisang adalah bunga majemuk berukuran 10 sampai 25 sentimeter
yang muncul dari ujung batang sejati dan dilindungi bractea tebal berwarna
merah keunguan.
Bractea berlapis lilin, dan setiap
bunga memiliki 5 helai benang sari. Bunga betina memiliki bakal buah bersegi di
pangkalnya.
Sebagai pembanding bunga tropis lain,
simak kisah kebun buah naga yang mekar di malam hari.
Partenokarpi Membuat Buah Tumbuh Tanpa
Pembuahan dan Biji
Partenokarpi adalah proses pembentukan buah tanpa pembuahan sempurna,
yang membuat daging buah pisang berkembang pesat sementara biji pisang tersebut
mengalami aborsi.
Biji hitam dan keras hanya ditemukan
pada spesies diploid liar atau kultivar lokal tertentu, seperti pisang klutuk
(Musa balbisiana) dan pisang kepok.
Buah Pisang Berderet dalam Sisir 10 hingga
16 Buah
Buah pisang adalah buah buni atau beri yang tersusun rapat dalam deretan
sisir, dengan jumlah umumnya 10 sampai 16 buah pada setiap sisir.
Karakter buah dipengaruhi kelompok
genom kultivarnya. Pembahasannya ada pada ulasan kelompok genom pisang AA, AAA, AAB, dan ABB.
Poin Penting Seputar Anatomi Pisang
Bonggol Bukan Akar, tetapi Batang Sejati
Bonggol adalah batang sejati
berbentuk umbi di bawah tanah, bukan akar.
Batang Semu Tidak Menebal seperti Kayu
Batang semu tidak menebal karena
tidak memiliki kambium sekunder dan lignin tebal.
Biji Pisang Hanya Ada pada Jenis Tertentu
Biji hanya ditemukan pada spesies
liar atau kultivar tertentu seperti klutuk dan kepok.
Kesimpulan
- Tubuh pisang tersusun dari bonggol, batang semu, akar serabut, jantung, dan buah buni.
- Satu batang semu hanya berbuah sekali, lalu tunas anakan melanjutkan rumpun.

