Kenapa Bawang Bikin Menangis dan Penjelasan Ilmiah Lengkapnya

Daftar Isi
kenapa-bawang-bikin-menangis-dapur

Kenapa bawang bikin menangis dijawab sains lewat gas syn-propanethial-S-oxide, yang terbentuk saat bawang diiris dan merangsang saraf mata hingga air mata keluar.

  • Penyebab utama adalah gas syn-propanethial-S-oxide (PTSO) hasil kerja enzim alliinase dan LFS.
  • Saraf trigeminal di kornea mendeteksi gas tersebut dan memicu air mata refleks.
  • Cornell University mencatat tetesan mikro bawang terlontar hingga 40 meter per detik.
  • Pisau tajam dan potongan lambat menjadi cara yang paling didukung riset.

ARTIKDIA.WEB.ID - Sebutir bawang merah atau bawang bombai yang tampak tidak berbahaya bisa membuat juru masak berpengalaman sekalipun berlinang air mata.

Fenomena dapur ini melibatkan reaksi enzim, respons saraf, dan fisika semprotan mikroskopis.

Mekanisme Pertahanan Diri Tanaman Jadi Pemicu Utama

Bawang membuat orang menangis karena gas iritan bawang berfungsi sebagai pertahanan diri tanaman terhadap hama penggigit, bukan karena emosi pemotongnya.

Saat jaringan rusak, bawang melepaskan senyawa pengusir pemangsa. Penjelasan populer menyebut gas ini bereaksi dengan air mata hingga membentuk asam sulfat ringan yang membuat mata pedih.

Tanaman memang punya cara unik beradaptasi, seperti diulas dalam rahasia kebun buah naga yang mekar di malam hari.

Aroma tajam bawang berasal dari senyawa belerang, sehingga topik ini relevan bagi pelaku agribisnis bawang merah maupun bawang putih yang ingin memahami karakter komoditasnya.

Enzim Alliinase dan LFS Mengubah Sel Bawang Jadi Gas Pemicu Air Mata

Gas pemicu air mata terbentuk melalui tiga tahap, yaitu sel bawang pecah, enzim alliinase membentuk asam sulfenat, lalu enzim LFS mengubahnya menjadi PTSO.

Pada bawang utuh, sistein sulfoksida tersimpan terpisah dari alliinase. Setelah pisau memecah dinding sel, keduanya bertemu dan terbentuk asam sulfenat 1-PSA.

Enzim lachrymatory factor synthase (LFS) lalu mengubahnya menjadi PTSO yang mudah menguap. Kajian ACS Catalysis oleh Arakawa dan kolega memetakan mekanisme atomik LFS.

Kerja enzim juga penting pada organisme lain, seperti diuraikan dalam ulasan fungsi dan cara kerja miselium jamur tiram.

rantai-reaksi-bawang-menangis
Bagan enam tahap dari pisau memotong bawang, sel pecah, enzim alliinase, enzim LFS, gas PTSO, hingga mata berair

Saraf Trigeminal pada Kornea Memicu Air Mata Refleks

Mata berair dan perih karena ujung saraf siliaris di kornea, cabang saraf trigeminal, mendeteksi gas PTSO lalu memerintahkan kelenjar air mata membilas iritan tersebut.

Sinyal nyeri dan panas dikirim ke sistem saraf pusat. Otak kemudian mengaktifkan kelenjar air mata untuk menghasilkan irritant tears yang mengencerkan iritan.

Penjelasan ini selaras dengan ulasan Hello Sehat yang ditinjau dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes. Karena bersifat refleks, respons ini berlangsung tanpa kendali sadar. Reaksi tersebut normal dan melindungi mata.

Riset Cornell Ungkap Semprotan Bawang Lebih Cepat dari Batuk

Riset Cornell University mencatat tetesan mikro bawang terlontar 5 sampai 40 meter per detik, sekitar dua kali lipat kecepatan droplet batuk manusia.

Setiap lapisan bawang dibungkus kulit tipis yang membentuk ruang bertekanan, sehingga tekanan pisau memecah kulit atas dan melontarkan cairan.

Tetesan itu setara 16 sampai 131 kaki per detik, jauh melampaui pisau yang bergerak sekitar 1 meter per detik. Menurut laporan Cornell Chronicle pada Oktober 2025, semprotan menjangkau sekitar dua pertiga meter.

Peneliti juga mengingatkan patogen di permukaan bawang berpotensi ikut tersebar, sehingga bawang perlu dicuci sebelum dipotong.

Pembahasan rinci tersedia pada artikel pendamping Semprotan Mikroskopis Bawang Saat Dipotong Menurut Riset Cornell.

Pisau Tajam dan Potongan Lambat Jadi Trik Dapur Paling Didukung Riset

Trik dapur yang paling didukung riset untuk mengurangi air mata adalah memakai pisau tajam dan memotong perlahan agar tetesan yang terlontar lebih sedikit.

Potong pangkal akar paling akhir karena kandungan sulfurnya tinggi, arahkan kipas, atau iris di bawah air mengalir. Mendinginkan bawang 15 sampai 30 menit populer dilakukan, tetapi Cornell menemukan bawang dingin tidak mengurangi semprotan.

Memilah mitos dan fakta memang penting, sebagaimana dibahas dalam manfaat teh antara mitos dan fakta dari kebun teh. Panduan lengkapnya ada pada artikel pendamping Cara Agar Tidak Menangis Saat Memotong Bawang Berdasarkan Sains.

Kesimpulan

Menangis saat memotong bawang adalah respons perlindungan mata terhadap PTSO, gas hasil reaksi alliinase dan LFS. Pisau tajam, potongan lambat, dan aliran udara yang baik membantu mengurangi rasa perih.

Bagi pembaca, memahami proses ini membuat aktivitas memasak lebih nyaman dan aman. Temuan terbaru ini menunjukkan bahwa sains dapur terus berkembang.

Sumber Rujukan

Jasa Pembuatan Website UMKM
Jasa Pembuatan Website UMKM
Jasa Pembuatan Website UMKM