Resep Pakan Domba Gemuk Tanpa Ngarit Anti Rugi

Daftar Isi
Panduan ini membahas strategi pembuatan pakan ternak mandiri (complete feed) berbasis fermentasi untuk mempercepat bobot domba tanpa perlu mencari rumput. Dengan komposisi nutrisi yang tepat, peternak dapat menghemat waktu, tenaga, dan biaya operasional sekaligus meningkatkan keuntungan panen secara signifikan.

Artikdia - Pernah nggak sih kamu membayangkan rasa lelah yang sia-sia saat sudah bangun pagi buta, menerjang embun, bahkan hujan-hujanan hanya untuk mencari rumput, tapi hasil timbangan domba di kandang jalan di tempat?

Rasanya pasti sesak di dada. Banyak peternak pemula yang akhirnya "tumbang" bukan karena tidak punya modal, tapi karena kehabisan tenaga dan waktu yang habis di ladang rumput, bukan fokus pada manajemen bisnisnya.

Bayangkan jika tiga bulan dari sekarang, kamu masih melakukan hal yang sama, sementara peternak sebelah sudah panen dengan bobot maksimal sambil santai ngopi di teras karena mereka tahu rahasianya.

Jangan sampai penyesalan itu datang saat musim panen tiba dan domba kamu kalah saing di pasaran hanya karena manajemen pakan yang masih konvensional. 

Di sini, aku bakal bongkar cara agar kamu bisa pensiun dini dari tugas "ngarit" yang melelahkan itu.


Mengapa Harus Beralih ke Pakan Kering atau Fermentasi?

Masih banyak yang beranggapan kalau domba itu wajib makan rumput hijau segar setiap hari. Padahal, dalam dunia fattening atau penggemukan, rumput lapangan seringkali menjadi "jebakan". Kenapa? 

Karena kadar airnya tinggi sekali, bisa mencapai 80%. Domba kamu kenyang air, bukan kenyang nutrisi. Akibatnya, perut terlihat buncit tapi dagingnya tipis.

Pindah ke metode pakan domba gemuk tanpa ngarit bukan berarti menyiksa ternak, tapi justru memberikan asupan gizi yang presisi. 

Kita bicara soal Complete Feed atau pakan komplit. Ini adalah teknik mencampur sumber serat, protein, dan energi dalam satu wadah yang siap santap. Keuntungannya jelas:

  • Waktu kerja kamu terpangkas drastis (dari 4 jam ngarit jadi cuma 30 menit memberi pakan).
  • Kualitas nutrisi terjaga dan tidak terpengaruh musim (kemarau atau hujan).
  • Pertumbuhan bobot harian (ADG) lebih terukur dan bisa digenjot maksimal.

Apa Saja Komposisi Bahan Racikan yang Wajib Ada?

Bahan racikan pakan domba protein tinggi
Ilustrasi bahan baku lokal untuk membuat pakan penggemukan domba.

Supaya domba cepat bongsor, kamu nggak bisa asal campur. Prinsipnya sederhana, domba butuh protein untuk membentuk daging dan karbohidrat untuk energi. 

Kalau cuma dikasih serat (rumput tua), ya cuma jadi kotoran. Berikut adalah bahan-bahan "sakti" yang mudah ditemukan di sekitar kita:

Sumber Serat (Pengganti Rumput Lapangan)

Jangan buang limbah pertanianmu. Bahan ini berfungsi menjaga pencernaan domba tetap sehat (agar bisa memamah biak).

  • Kangkung kering atau rendeng kedelai.
  • Kulit kopi (yang sudah diolah).
  • Tongkol jagung giling (sepet).

Sumber Protein (Pembentuk Daging)

Ini kunci agar domba kamu berotot dan padat, bukan cuma gemuk lemak.

  • Ampas tahu (murah meriah tapi harus cepat dipakai).
  • Bungkil kedelai (kualitas premium).
  • Bungkil kopra.

Sumber Energi

  • Dedak padi atau bekatul (pilih yang murni, jangan yang banyak sekamnya).
  • Onggok (limbah singkong).
  • Jagung giling.

Bagaimana Cara Membuat Racikan Pakan Domba Gemuk yang Tepat?

Nah, ini bagian paling seru. Kita akan meracik "menu katering" buat domba kesayanganmu. Ingat, target kita adalah pakan dengan Protein Kasar (PK) sekitar 14-16% untuk fase penggemukan. Kamu bisa coba formulasi sederhana ini untuk 100 kg pakan jadi:

  • Bahan Utama:
    • 30 kg Ampas Tahu (diperas airnya sampai kesat).
    • 20 kg Konsentrat jadi (bisa beli pabrikan untuk starter).
    • 20 kg Dedak Padi halus.
    • 30 kg Serat kering (Kangkung kering/kulit kopi/kulit kacang hijau).
  • Pelengkap Wajib:
    • 1 kg Mineral Premix (ini wajib, jangan diskip agar tulang kuat dan bulu tak rontok).
    • Garam secukupnya.
    • Probiotik (EM4 atau merk lain) + Tetes tebu (molasses) untuk fermentasi.

Langkah Pembuatannya:

  1. Hamparkan bahan serat paling bawah, lalu tumpuk dengan dedak, konsentrat, dan ampas tahu.
  2. Taburkan mineral dan garam secara merata.
  3. Larutkan probiotik dan tetes tebu dengan air secukupnya, lalu siramkan (kepyur) ke atas tumpukan bahan tadi.
  4. Aduk sampai rata. Pastikan teksturnya mamel (lembab tapi tidak basah, kalau digenggam tidak menetes air, kalau dilepas ambyar).
  5. Masukkan ke dalam tong biru atau plastik tebal, padatkan injak-injak sampai tidak ada udara (anaerob), lalu tutup rapat.
  6. Diamkan minimal 3-7 hari untuk proses fermentasi sempurna.

Apakah Aman Memberikan Pakan Fermentasi Terus Menerus?

Banyak yang takut domba jadi mencret atau kembung. Tenang saja, kuncinya ada di adaptasi. Jangan langsung ganti menu 100% di hari pertama. Domba juga kaget kalau tiba-tiba menu hariannya berubah drastis. Lakukan bertahap selama 7 hari:

  • Hari 1-2: 70% rumput biasa, 30% pakan racikan.
  • Hari 3-4: 50% rumput biasa, 50% pakan racikan.
  • Hari 5-6: 30% rumput biasa, 70% pakan racikan.
  • Hari 7 dst: Full pakan racikan.

Pakan fermentasi justru bagus karena bakteri baik di dalamnya membantu proses pencernaan di rumen domba, sehingga penyerapan nutrisi jadi jauh lebih efisien. 

Hasilnya? Kotoran domba jadi tidak terlalu bau dan kering, yang artinya lingkungan kandang kamu jadi lebih sehat.


Berapa Kenaikan Bobot yang Bisa Diharapkan?

Kalau kamu disiplin memberikan racikan pakan domba gemuk ini dengan takaran 3-4% dari bobot badan ternak (dalam bahan kering), kenaikan bobot harian bisa sangat memuaskan.

Untuk jenis domba lokal ekor tipis atau gibas, kenaikan bisa mencapai 100-150 gram per hari. Sedangkan untuk jenis crossing (seperti Texel atau Dorper), lonjakannya bisa tembus 200-300 gram per hari.

Bayangkan, dalam 3 bulan (90 hari), domba kamu bisa nambah bobot 15-25 kg. Ini angka yang sangat fantastis untuk perputaran modal yang cepat. 

Bandingkan dengan cuma ngarit rumput liar yang kadang cuma nambah 50 gram sehari, itu pun kalau tidak susut saat dikirim ke pasar.

Sekarang, keputusan ada di tangan kamu sepenuhnya. Apakah kamu akan tetap bertahan dengan rutinitas lama yang menguras fisik dan waktu.

Sambil berharap hasil yang berbeda? Atau kamu berani mengambil langkah cerdas dengan memperbaiki manajemen pakan mulai hari ini?

Ingat, waktu yang kamu hemat dari tidak ngarit bisa kamu gunakan untuk memperluas jaringan pasar, belajar kesehatan ternak, atau sekadar beristirahat menikmati hasil kerja kerasmu. 

Jangan sampai nanti kamu melihat kandang tetangga panen raya dengan domba-domba super, sementara kamu masih sibuk mengasah arit. 

Mulailah perubahan kecil ini, dan biarkan ternakmu tumbuh maksimal selayaknya investasi yang menjanjikan.


FAQ

1. Apakah pakan fermentasi bisa disimpan lama?
Bisa banget. Asalkan wadah (tong/plastik) tertutup rapat dan kedap udara, pakan fermentasi bisa awet disimpan hingga 3-6 bulan. Ini sangat membantu untuk stok pakan di musim kemarau.

2. Berapa biaya pembuatan pakan racikan ini per kilonya?
Tentu bervariasi tergantung harga bahan di daerahmu. Namun, rata-rata biaya produksi pakan mandiri berkisar Rp2.500 - Rp3.500 per kg. Jauh lebih hemat dibanding beli pakan jadi pabrikan yang bisa tembus Rp5.000 ke atas.

3. Apakah domba perlu diberi minum banyak saat makan pakan kering?
Wajib! Karena pakan ini kadar airnya rendah (kering), kamu harus menyediakan air minum bersih (ad libitum) yang tersedia 24 jam. Jangan sampai domba dehidrasi karena bisa menghambat pertumbuhan.

4. Apakah resep ini cocok untuk domba bunting?
Hati-hati. Untuk domba bunting, hindari penggunaan ampas tahu berlebih atau fermentasi yang terlalu asam karena berisiko. Resep di atas difokuskan untuk fattening (penggemukan jantan) siap potong.

⚠️ Panduan ini disusun berdasarkan gabungan berbagai sumber referensi serta keyakinan dan pemahaman penulis. Oleh karena itu, pembaca disarankan menggunakan panduan ini sebagai referensi umum dan melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan masing-masing.
📖 Lihat Sumber Informasi dan Gambar
Referensi Tulisan: 
01. Cara Merawat Domba Agar Cepat Gemuk - GDM ID
02. Pakan Domba Supaya Cepat Gemuk - GDM Organic
03. Manajemen Pakan Ternak Ruminansia - E-Journal Unair
Referensi Gambar: Ilustrasi dibuat menggunakan teknologi AI.
✍️ Ditulis oleh  Ahmad
Jasa Pembuatan Website UMKM
Jasa Pembuatan Website UMKM
Jasa Pembuatan Website UMKM