Kuasai 3 Tipe Pruning Ini serta Saksikan Tumbuhan Kamu Berbuah Rimbun
Artikdia - Pernahkah Anda melihat pohon anggur yang daunnya sangat rimbun dan subur, namun tak kunjung menghasilkan buah? Di sisi lain, ada pohon yang cabangnya terlihat lebih "teratur" justru digantungi dompolan buah yang lebat.
Apa
rahasianya? Jawabannya terletak pada satu kata sakral dalam dunia budidaya
anggur: Pruning.
Pruning atau pemangkasan lebih dari sekadar memotong cabang. Ini adalah seni berkomunikasi dengan tanaman Anda.
Dengan pruning, kita mengarahkan energi,
membentuk struktur, dan "membisikkan" pada pohon kapan waktunya untuk
menumbuhkan daun dan kapan waktunya untuk menghasilkan buah.
Bagi pemula, gunting pangkas mungkin terasa menakutkan. Tapi jangan khawatir, ini akan membedah tuntas 3 jenis pruning anggur yang wajib Anda kuasai.
Anggap ini sebagai kursus singkat untuk menjadi maestro di kebun anggur Anda
sendiri.
Mengapa Pruning adalah Segalanya bagi Tanaman Anggur?
Sebelum memegang gunting, penting untuk memahami mengapa kita melakukannya. Tanaman anggur memiliki sifat alami untuk terus tumbuh ke atas dan ke ujung (disebut dominansi apikal).
Bila dibiarkan, seluruh nutrisi tumbuhan hendak habis buat
meningkatkan cabang serta daun baru di ujungnya, sedangkan bagian pangkal jadi
tidak produktif.
Pruning
berfungsi untuk:
- Mengontrol Pertumbuhan: Menghentikan pertumbuhan liar dan membentuk kerangka yang ideal.
- Mengarahkan Energi: Memastikan energi dan nutrisi fokus pada cabang-cabang produktif yang akan menghasilkan buah.
- Merangsang Tunas Baru: Buah anggur selalu muncul dari
tunas baru yang tumbuh dari cabang berusia satu tahun. Pruning memaksa
tunas-tunas baru ini untuk tumbuh.
3 Jenis Pruning Anggur yang Wajib Dikuasai
Setiap
jenis pruning memiliki tujuan dan waktu pengerjaan yang berbeda. Mari kita
pelajari satu per satu.
1 Pruning Bentuk (Foundation Pruning): Membangun Kerangka Juara
Anggaplah
ini seperti membangun fondasi dan kerangka sebuah rumah. Pruning bentuk
dilakukan pada tahun pertama pertumbuhan tanaman untuk menciptakan struktur
dasar yang kokoh dan efisien untuk produksi di tahun-tahun berikutnya.
- Tujuan Utama: Membentuk cabang primer (batang utama), cabang sekunder (lengan/arms), dan mempersiapkan dasar bagi cabang tersier (cabang pembuahan).
- Kapan Dilakukan: Sejak bibit mulai tumbuh aktif
hingga usia sekitar 7-8 bulan.
Langkah-langkah
Utama Pruning Bentuk:
- Menentukan Batang Primer: Pilih satu tunas yang tumbuh paling lurus dan kuat sebagai batang utama. Buang semua tunas lain yang tumbuh dari bagian bawah. Perkenankan batang ini berkembang lurus ke atas sampai menggapai ketinggian para-para ataupun tralis yang Kamu mau (misalnya 2 m).
- Membentuk Cabang Sekunder: Setelah batang primer mencapai ketinggian yang diinginkan, pangkas ujungnya (potes pucuk). Ini akan memecah dominansi apikal dan merangsang tumbuhnya tunas-tunas baru dari ketiak daun di bagian atas. Seleksi 2 tunas terkuat yang berkembang ke arah bercampur (kiri serta kanan) buat dijadikan cabang sekunder.
- Meningkatkan Cabang Tersier: Perkenankan kedua cabang
sekunder berkembang memanjang. Dari cabang sekunder inilah nantinya
berkembang cabang-cabang tersier, tempat di mana buah hendak timbul
sehabis mencoba pemangkasan pembuahan.
2 Pruning Pemeliharaan (Maintenance Pruning): "Diet" Sehat
Sepanjang Tahun
Jika
pruning bentuk adalah fondasi, pruning pemeliharaan adalah "pekerjaan
rumah" rutin Anda. Ini adalah pemangkasan ringan yang dilakukan secara
berkala sepanjang siklus pertumbuhan tanaman.
- Tujuan Utama: Membuang bagian-bagian tanaman yang tidak produktif serta hanya menghabiskan tenaga dan melindungi perputaran hawa makanya tumbuhan tidak mudah terkena jamur.
- Kapan Dilakukan: Terus-menerus, setiap kali
Anda melihat bagian yang perlu dibuang (bisa seminggu sekali).
Apa Saja
yang Harus Dipangkas?
- Tunas Air (Water Sprout): Ini merupakan tunas kecil yang berkembang vertikal dari cabang sekunder ataupun tersier. Tunas air sangat rakus nutrisi tetapi tidak sempat menghasilkan buah. Buang segera setelah muncul dengan tangan (wiwil).
- Sulur-sulur Aktif: Sulur adalah "tangan" tanaman anggur untuk merambat. Meskipun berguna, sulur yang berlebihan akan menghabiskan energi. Buang sulur yang tidak diperlukan untuk menopang cabang.
- Daun Tua atau Sakit: Daun yang sudah menguning,
kering, atau terkena penyakit tidak lagi efisien dalam fotosintesis.
Membuangnya akan membantu tanaman fokus pada daun muda yang sehat dan
mengurangi risiko penyebaran penyakit.
3 Pruning Pembuahan (Fruiting Pruning): Ritual Sakral Memanggil Buah
Inilah
"jurus pamungkas" yang paling ditunggu-tunggu. Pruning pembuahan
adalah pemangkasan berat yang dilakukan pada cabang tersier yang sudah matang
untuk "memaksa" tanaman beralih dari fase pertumbuhan ke fase
pembuahan.
- Tujuan Utama: Merangsang pecahnya mata tunas (bud) pada cabang tersier, di mana dari tunas baru inilah akan keluar bunga dan calon buah.
- Kapan Dilakukan: Ketika cabang-cabang tersier
sudah siap, ditandai dengan batang yang sudah berwarna kecoklatan seperti
kayu dan berukuran minimal sebesar pensil.
Cara Melakukan Pruning Pembuahan:
- Pilih Cabang Tersier yang Sehat: Pilih cabang-cabang tersier yang tumbuh subur dari cabang sekunder.
- Hitung Mata Tunas: Dari pangkal cabang tersier, hitung mata tunas yang terlihat sehat dan gemuk. Untuk kebanyakan varietas anggur, pemangkasan dilakukan dengan menyisakan antara 4 hingga 7 mata tunas (disebut long spur).
- Lakukan Pemotongan: Gunakan gunting pangkas yang tajam dan bersih. Potong cabang sekitar 1-2 cm di atas mata tunas terakhir yang Anda sisakan. Lakukan pemotongan pada semua cabang tersier yang sudah siap.
- Hentikan Pupuk Nitrogen: Setelah pruning pembuahan, hentikan sementara pemupukan yang mengandung Nitrogen tinggi dan fokus pada pupuk Fosfor dan Kalium untuk merangsang pembungaan.
Gunting Pangkas Adalah Sahabat Terbaik Anda
Menguasai
tiga jenis pruning anggur ini adalah sebuah perjalanan. Dimulai dengan Pruning
Bentuk untuk membangun fondasi, dilanjutkan dengan Pruning Pemeliharaan untuk
menjaga kesehatan dan efisiensi, dan diakhiri dengan Pruning Pembuahan untuk
memanen hasilnya.
Jangan takut untuk memotong. Setiap potongan yang Anda buat dengan pemahaman yang benar adalah sebuah investasi untuk masa depan tanaman Anda.
Kini, ambil
gunting pangkas Anda dengan percaya diri dan mulailah berkomunikasi dengan
pohon anggur Anda. Buah yang lebat dan manis akan menjadi balasannya



