Cara Menanam Kubis dari Biji, Panduan Lengkap untuk Pemula
Kubis adalah salah satu sayuran populer yang banyak disukai karena rasanya segar, mudah diolah, dan kaya gizi.
Tidak hanya itu, harga kubis relatif stabil sehingga banyak petani maupun penghobi tanaman yang tertarik menanamnya.
Bagi Anda
yang masih awam, mungkin muncul pertanyaan: Bagaimana langkah menanam kubis
agar bisa tumbuh subur dan menghasilkan panen melimpah?
Artikel ini akan membahasnya secara lengkap, mulai dari persiapan lahan hingga panen.
Persiapan Lahan
Kubis
menyukai tanah gembur, subur, dan memiliki drainase baik.
- Gemburkan
tanah dengan cangkul sedalam 30 cm.
- Tambahkan
pupuk kandang atau kompos.
- Biarkan
tanah terkena sinar matahari beberapa hari.
Pemilihan Biji
Kubis
Gunakan biji berkualitas dari varietas unggul atau hibrida agar daya tumbuh lebih tinggi dan tahan penyakit.
Penyemaian Biji
- Siapkan
media semai dari tanah, kompos, dan pasir.
- Taburkan
biji kubis, tutup tipis dengan tanah.
- Siram
rutin pagi/sore.
- Setelah 3–4 minggu, bibit siap dipindah ke lahan utama.
Penanaman Bibit
- Pilih
bibit dengan 4–5 helai daun sehat.
- Buat
lubang tanam berjarak 50–60 cm.
- Masukkan
bibit, padatkan tanah, lalu siram secukupnya.
Perawatan
Tanaman Kubis
- Penyiraman rutin
agar tanah lembap.
- Pemupukan
menggunakan NPK atau pupuk organik cair.
- Penyiangan gulma
secara berkala.
- Penggemburan tanah di sekitar tanaman.
Pengendalian
Hama dan Penyakit
Kubis rentan terhadap ulat dan kutu. Gunakan pestisida nabati seperti larutan bawang putih. Bila parah, gunakan pestisida kimia sesuai aturan.
Panen Kubis
Kubis siap
dipanen 90–120 hari setelah tanam. Tanda siap panen adalah daun padat dan
kepala terasa keras. Potong batang dengan pisau tajam lalu simpan di tempat
teduh.
Itulah
panduan cara menanam kubis dari biji yang mudah diterapkan bahkan oleh
pemula.


.webp)

