5 Kuliner Tradisional Malang yang Nggak Boleh Kamu Lewatkan!

Daftar Isi
Berbagai hidangan kuliner tradisional khas Malang, seperti nasi pecel, sate ayam, dan bakso Malang, disajikan dengan menarik di atas meja.

Artikdia -  Malang bukan hanya tentang udara sejuk dan wisata alamnya yang memukau, tapi juga dikenal sebagai surga bagi pecinta kuliner. 

Di balik gemerlapnya kafe kekinian, kota ini menyimpan deretan kuliner tradisional yang legendaris, yang cita rasanya tetap terjaga hingga kini.

Kalau kamu berkunjung ke Malang, wajib banget untuk mencicipi makanan-makanan khas yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu. 

Bukan cuma soal rasa, tapi juga soal cerita dan pengalaman yang melekat.

Berikut ini adalah rekomendasi kuliner tradisional Malang yang wajib dicoba, dijamin bikin lidahmu jatuh cinta!

Yuk, kita mulai jelajahi satu per satu!


1. Bakso Bakar Pak Man — Sensasi Baru Menikmati Bakso

Siapa bilang bakso cuma enak disajikan berkuah? Di Malang, kamu bisa mencicipi varian unik yaitu Bakso Bakar Pak Man. 

Bakso bakar di sini dibakar hingga bagian luarnya sedikit karamelisasi, menghasilkan aroma smokey yang bikin ngiler. 

Cocok dinikmati sore-sore sambil nongkrong bareng teman.

Jl. Diponegoro No.19A, Malang.


2. Soto Geprak Mbah Djo — Soto Legendaris dengan Cita Rasa Klasik

Ingin sarapan yang hangat dan mengenyangkan? Coba mampir ke Soto Geprak Mbah Djo, yang sudah berdiri sejak tahun 1935. 

Soto di sini punya kuah bening segar, dilengkapi dengan irisan daging sapi yang digeprek agar lebih empuk.

Tempat makan ini menjadi pilihan banyak keluarga untuk sarapan di akhir pekan.

 Jl. Letjen Sutoyo No.97, Malang.


3. Tahu Lontong Lonceng — Camilan Tradisional yang Bikin Kangen

Kalau kamu suka kuliner ringan, wajib coba Tahu Lontong Lonceng. 

Warung kecil ini terkenal dengan tahu goreng yang disajikan bersama lontong, taoge, dan bumbu petis yang legit.

Sudah berdiri sejak 1935, tempat ini menjadi salah satu warung kuliner legendaris Malang yang tak pernah sepi. 

Cocok untuk camilan sore sambil menikmati suasana kota tua Malang.

Jl. Laksamana Martadinata No.66, Malang.


4. Bakso Solo Kidul Pasar — Hidden Gem yang Tetap Eksis Sejak 1965

Bagi pecinta bakso, Bakso Solo Kidul Pasar adalah hidden gem yang wajib disambangi. 

Meskipun tempatnya tersembunyi di area pasar tradisional, pelanggannya setia datang sejak puluhan tahun lalu. 

Tempat ini juga dikenal sebagai tempat makan bakso keluarga di Malang yang masih mempertahankan suasana rumahan.

 Jl. Pasar Besar, Malang.


5. Pecel Kawi — Pecel Tradisional Khas Malang

Tak lengkap rasanya membahas kuliner Malang tanpa menyebut Pecel Kawi. 

Warung ini menyajikan pecel dengan bumbu kacang kental yang gurih manis, dipadukan dengan aneka sayuran segar dan rempeyek kriuk.

Sudah ada sejak 1975, Pecel Kawi selalu menjadi pilihan favorit untuk sarapan atau makan siang ringan. Harganya terjangkau, namun kualitas rasanya tetap juara.

 Jl. Kawi Atas No.43B, Malang.





Kenapa Kuliner Tradisional Malang Tetap Digemari?

Di tengah tren kuliner modern yang serba instan, tempat-tempat makan tradisional di Malang tetap bertahan karena konsistensi rasa dan suasana otentik yang ditawarkan. 

Para pemiliknya menjaga resep asli, tanpa tergoda banyak gimmick, sehingga rasa “rumahan” tetap menjadi daya tarik utama.

Lebih dari sekadar mengisi perut, makan di warung legendaris ini memberi pengalaman nostalgia yang sulit dilupakan.

Jasa Pembuatan Website UMKM
Jasa Pembuatan Website UMKM
Jasa Pembuatan Website UMKM